Pergeseran zaman , dimana zaman sudah tak memperdulikan. mana yang tuntunan mana yang tontonan, sudah tak bisa dibedakan mana yang roti mana yang tai,, pandangan seakan kabur tak bisa merasakannya karna mereka dan saya hanya memandang dengan mata bukan dengan hati.
Dimana orang hanya memperdulikan harta tahta wanita dan toyota, pendidikan seakan hanya sebagai penutup rasa malu saja rasa gengsi dan banyak sekolahan sekolahan yang mudah ditemui namun kenyataannya hannya sebagai perlambang ajang pencarian nama gelar saja bukan untuk mencari ilmu yang sejati ,,
terkadang saya sedih melihat beberapa remaja desa sudah banyak yang mengenal “negatif lingkungan ” bukan postif lagi karena banyak remaja yang sudah berpendidikan tetapi seperti bukan remaja berpendidikan lagi norma norma seakan tak diperdulikan lagi sejarah budaya desapun hanya tinggal nama, sopan santun pada orang tua sudah tak ada lagi dihiraukan. Adat istiadat tak berlaku dikehidupan masyarakat desa.
sekarang sudah tak ada bedanya lagi orang kota sama orang desa semuanya sama , dimana dulu orang desa berpakaian sopan santun tamah ramah namun sekarang orang desa malah melebihi orang kota,,,uuuppssss Dan dututur katanya bagaikan orang barat yang tak mengerti kesopanan itu.
saya juga pernah terjerumus kehal yang negatif Lingkungan so penulis tinggal dituban dimana disini untuk menjadi durhaka jahat itu gampang kalau gak kuat imann,,, karna ketidaktahuan sayalah aku berusaha mencari jati diri, Dan mencoba belajar mencari guru sejati jatine guru,,
tak sempat kejenjang pendidikan yang tinggi hanya mampu ketingkat sekolah menengah pertama namun hal inilah justru yang menggugah saya betapa pentingnya ilmu pengetahuann,wawasan serta pengalaman , kalau penulis lebih ke pengalaman ,,, karna sudah tak Ada ruang Dan waktu ..maka bagi yang masih pelajar gunakanlah waktu belajarmu.
saya sebagai penulis yang gendeng, mengungkankan oretan seharusnya orang tua harus banyak mengawasi kegiatan anak anaknya, bukan hanya memberikan fasilitas saja namun realitas kehidupan anaknya harus diawasi juga,,," toh Banyak tanpa pengetahuan orang tua tiba tiba anak sudah beranak" iya tohhh...
Tapi pada kenyatan yang penulis lihat dengan kaca mata awamku sebagian orang tua tak pernah mengetahui kehidupan anaknya,,
karna inilah pengalaman penulis lihat dari lingkungan masyarakatku ,, penulis menjalani hidup dengan realitas bukan dari fasilitas,, tidurpun tak beralas hanya do,a orang tua penyemangat kreafitasku ,, xixii
akan sangat baik sekali jika remaja sekarang banyak membaca buku buku sejarah karna dari dulu sampai sekarang hanya sejarah yang bisa merubah kelakuan seseorang dan juga sebagai motifasi seseorang ,, al_Qur'an pun juga isinya hanya sejarah orang orang terdahulu yang disampaikan ,,
Dan aku kembali sadarpun dengan orang yang Membaca buku lalu aku dengarkan kuhayati makna disetiap omonganya.
Nama nama orang yang terkenal itupun kita tau hanya dari sejarah bukan dari hasil kita melihatnya maka bukulah sumber ilmu karena ‘Buku adalah Gudangnya Ilmu” .
Posting Komentar